First day in MAUI
Bangun jam 4 pagi (seharusnya aku meminta morning call jam 4.30), tetapi Jeremy Thomas called me at 4am, bikin aku terbangun. Masih sedikit jet lag membuat tidurku agak sedikit susah ketika malam. Salah satu cara menghindari jet lag adalah just don’t think about it. Tetapi kayaknya cara itu tidak bisa 100% berhasil. Malam masih lapar juga meskipun tidak terlalu parah. Setelah berusaha tetap tidur sampe akhirnya wake up call berbunyi pada pukul 4.30am, aku akhirnya bangun, keluar kamar dan membeli sandwitch untuk mengganjal perutku.
Setelah itu sambil memakan 1 potong sandwitchku, aku segera merapikan seluruh koper, membersihkan diri dan bersiap-siap untuk berangkat. Pukul 5.10 aku menuju lobby untuk check out. Hotelku ternyata sudah dibayar oleh Brian kemarin ketika melakukan reservasi. Aku menunggu 5 menit sebelum akhirnya shuttle bus menuju ke airport datang.
Jarak airport dan hotelku cukup dekat, tidak sampe 5 menit kemudian aku sudah berhenti di terminal Aloha airlines. Penerbangan di hawaii untuk antar pulau hanya disediakan oleh lokal Aloha dan Hawaiian Airlines. Setelah check-in, ternyata aku datang terlalu pagi, dan ditawari jadwal penerbangan satu jam lebih awal. Aku langsung mengiyakan tawaran itu, mengingat hotel yang disediakan untuk aku di Maui pasti jauh lebih enak daripada di Honolulu yang dadakan kemarin.
Setelah itu aku dipersilahkan untuk melakukan security check yang cukup rumit, sampe aku harus melepas sabuk dan sepatu untuk masuk ke mesin scanner. Setelah itu aku berjalan mencari terminal gate 53 yang ternyata cukup jauh. Menunggu disana sekitar 10 menit akhirnya kami semua dipersilahkan untuk boarding. Penumpang cukup sedikit, dan ketika aku menanyakan ke pramugari karena aku tidak melihat adanya seat #540, ternyata jawabnya adalah, ‘You can sit anywhere you like’. Tidak menggunakan nomor seat. Agak lama kami semua menunggu pesawat sebelum berangkat, dan ternyata ada masalah. Pramugari mengatakan ‘There’s something wrong with this plane, we should change plane…’ Akhirnya kami semua keluar lagi dari pesawat, dan mengantri di gate 52 untuk memasuki pesawat berikutnya.

Penerbangan hanya membutuhkan waktu 20 menit dari honolulu ke maui. Pukul 7.33 ketika kamu terbang, matahari baru terbit disebelah kiri pesawat, dan di sebelah kanan pesawat tempat aku duduk, langit masih sangat gelap dan bulan purnama masih sangat jelas terlihat disana. Betapa kontrastnya kedua pemandangan ini. Setelah mendarat, aku segera mengambil koper yang tidak membutuhkan waktu lama.

Masih cukup pagi, hampir jam 8 pagi. Angin bertiup sangat kencang, aku segera memesan taksi. Taksi langsung datang dan kami segera meluncur ke hotelku, Renaissance Wailea Beach Resort. Selama perjalanan kami ngobrol banyak, sopir taksinya cukup ramah, dia berasal dari philipine, anaknya berumur 20th, sudah sangat lama dia pindah ke hawaii. Melihat aku memotret sana sini, dia juga bilang kalau sewaktu mudah dulu juga suka memotret dengan menggunakan Canon EOS yang masih menggunakan film (bukan digital seperti punyaku).

Sesampainya di Renaissance, seperti ekspektasiku, cukup mewah, maklum, kamarku yang garden view aja harga semalamnya sudah US$304. Aku segera check in, sedikit masalah karena check in time adalah jam 3pm sedangkan aku datang pukul 8.30am. Tetapi sudah aku antisipasi dengan mengirimkan email ke pihak hotel sebelum aku berangkat, dan keteranganku ini sudah dicatat oleh pihak hotel. Akhirnya aku boleh check in saat itu juga. Bahkan ditawari untuk upgrade ke ocean view room dengan penambahan US$50/night tetapi aku tolak. Setelah itu aku menunggu sampai akhirnya dipanggil lagi untuk dikasih kunci kamar.

Kamarku ternyata cukup menyenangkan, luas, memiliki balcony, kamar mandi cukup luas, ada sofa dan kursi malas. Dari balcony terlihat garden view seperti yang disebutkan receptionist tetapi dibalik garden itu aku masih dapat melihat laut. Jadi sekali lagi aku lega karena tidak jadi upgrade ke ocean view yang hanya jarak ke laut lebih dekat saja aku harus membayar $50 per night.
Segera aku memotret kamarku dari berbagai sudut dan setelah itu aku apply koneksi internet dengan membayar menggunakan credit card. Aku memilih paket 7 hari yang ternyata lebih murah daripada aku mengambil 6 hari seperti jadwalku berada disini. Kecepatan internet cukup memuaskan, download torrent bisa sampai 270kB/s lebih. Setelah itu aku memesan New York Steak. Sambil menunggu aku bermain internet, chatting dengan beberapa teman. Makanan datang tidak lama setelah itu, aku segera menghabiskannya, dan melanjutkan chattingku. Setelah itu aku memutuskan untuk tidur siang jam 10.30 sampai jam 2 karena kemarin malam aku cuman tidur selama 4 jam saja. Sekali lagi, tubuhku sepertinya memasuki ‘Travelling Mode’ dimana daya tahan tubuhku meningkat drastis, biasanya tidur 5 jam dan aku bangun dengan pilek atau pusing, tetapi beberapa hari ini aku tidak merasakan apa-apa sama sekali.


Bangun tidur aku mendapati hampir semua download yang aku siapkan untuk berhari-hari ternyata sudah selesai semua. Aku melanjutkan chatting dengan teman-teman karena di indonesia baru pukul 8 pagi. Sambil menunggu matahari sedikit turun. Setelah pukul 16.00 kurang sedikit, matahari agak ramah, aku memutuskan keluar seputar hotel, menuju ke kolam renang, taman, pantai untuk mengambil foto-foto.
(untuk koleksi foto lebih lengkap, kunjungi LIFE: http://life.sportindo.com/blog.php?id=1&blogid=887 - tanpa limit upload foto seperti friendster)
Setelah cukup lama, berjalan sangat jauh, dan mulai berkeringat (matahari masih panas), aku segera kembali ke kamarku, melanjutkan browsing, bahkan menonton serial SuperNatural sambil menikmati roti sisa tadi siang, melalui internet aku lakukan tanpa ada lag yang terjadi sama sekali, sungguh mengagumkan. Hari ini aku habiskan di kamar hotel menunggu brian datang. Pukul 20.00 saat ini, aku menikmati Classic Caesar Salad seharga $16 yang ternyata cukup banyak porsinya sambil menulis blog ini….
Denny





