Setelah posting saya mengenai Olahraga Apa yang Membakar Lemak?, ternyata banyak sekali pertanyaan yang masuk ke saya mengenai bagaimana cara mengukur detak jantung atau heart rate ketika berolahraga.
Read more: www.dennysantoso.com
Setiap orang pasti berpikir bahwa angkat beban adalah untuk membentuk otot sedangkan kalau ingin mengurangi berat badan, solusinya adalah treadmill atau ikut kelas-kelas seperti aerobic, RPM, dan lain sebagainya. Manakah diantara latihan-latihan tersebut yang membakar lemak lebih cepat? Atau bisa dikatakan tercepat?
Read more on: www.dennysantoso.com
Ketika kita memutuskan untuk menurunkan berat badan, pastilah kita berpikir bahwa kita harus memulai olahraga. Tetapi olahraga seperti apakah yang membakar lemak? Banyak teman mengatakan ikut aja Personal Trainer di gym A, atau jogging pagi aja bisa kurus koq. Karena banyak yang menyarankan gym A atau gym B atau gym C, akhirnya kita memutuskan bahwa olahraga terbaik untuk membakar lemak adalah bergabung dengan salah satu tempat fitness yang ada di dekat rumah atau kantor kita.
Setelah bergabung dengan salah satu tempat fitness, kembali kita dihadapkan dengan berbagai banyak pilihan kegiatan, ada fitness angkat2 beban tetapi kenapa yang disana cowok semua? Ada kelas aerobic, ada body pump, ada yoga, ada RPM. Karena masih awam dengan semuanya, maka akhirnya kita memutuskan lari di atas treadmill aja deh. Yang pasti kan kalau kita berolahraga, kita akan membakar lemak, dan kalau kita berlari semakin kencang di treadmill, keringat lebih deras, kalori yang terbakar lebih tinggi pasti kita akan cepat kurus. Bukankah kata dokter, kalau kalori keluar lebih besar dari kalori masuk berarti berat akan turun. Dan kebetulan hari ini kita memutuskan diet untuk makan cukup sedikit, dan mulai berolahraga. Situasi seperti itu sering kali kita hadapi, tetapi apakah pilihan kita sudah tepat? Apakah berat kita sudah turun ketika kita memutuskan mulai berolahraga? Atau malah berat kita sepertinya tidak ada perubahan padahal kita sudah berolahraga?
Read more: www.dennysantoso.com
Hampir semua dari yang pernah berkonsultasi tentang bagaimana cara menurunkan berat badan yang benar, selalu memiliki kesalahan yang sama, tidak berolahraga, atau berolahraga terlalu banyak, dan terutama semua mengurangi makan. Tetapi olahraga rutin dan dilakukan sebanyak itu, ditambah makan sesedikit mungkin malah membuat berat badan tidak turun.
Keanehan-keanehan tubuh kita ternyata menjadi momok tersendiri bagi banyak orang, karena mereka tidak bisa mengerti bagaimana tubuh kita bekerja. Berikut ini saya posting pembicaraan saya dengan Riva, yang setiap hari berolahraga selama 5 jam dan makan 2x sehari, tetapi dalam sebulan tidak turun 1kg pun.
Read more: www.dennysantoso.com
Dari sejak kemarin saya posting artikel mengenai Pengaruh Metabolisme terhadap Pembakaran Lemak, banyak sekali yang bertanya tentang bagaimana menghitung kalori dalam suatu makanan. Beranjak dari antusias para pembaca untuk mencari tahu informasi mengenai kandungan kalori, maka saya mengintegrasikan tools dari Nutrition Data yang bisa digunakan dengan cepat untuk melihat seluruh kandungan dalam makanan.
Read more: www.dennysantoso.com
Kemarin ketika saya sedang berada di gym saya, Atlas Malang untuk acara pemotretan salah satu atlit Ultimate, Cornelis Amo, ada seorang Personal Trainer Ultimate yang sedang bersama clientnya. Setelah selesai memberikan instruksi kepada team foto, saya sempatkan mendekat ke seorang ibu yang sedang berlatih bersama PTnya tadi. Ada satu kejanggalan di mata saya, ketika melihat ibu tersebut melakukan bench press di mesin dengan hitungan yang sangat banyak. Saya pikir, apa saya yang salah teori bahwa reps harus pendek. Saya tanya ke PT nya, ‘emang berapa reps sih tadi?’ PT tersebut mengatakan, sekitar 20 reps. Saya pikir, wah, ini jumlah yang sangat banyak untuk 1 set. Saya kembali nanya, ‘apa ga terlalu banyak tuh? Bebannya ga terlalu ringan?’
Read more: www.dennysantoso.com
METABOLISME - kita sering sekali mendengarkan kata-kata ini ketika membahas hal-hal yang berhubungan dengan berat badan. Yang gendut kita bilang, ‘wah metabolismenya lambat / pelan’, sedangkan yang kurus kita bilang, ‘wah enak banget metabolisme kamu cepat, jadi tidak bisa gemuk meskipun makan apa aja’. Memang faktor genetik menentukan seberapa cepat metabolisme kita, tetapi tahukah kita bahwa metabolisme kita bisa berubah-ubah? Bahkan kita bisa memprogram kecepatan metabolisme kita?
Read more: www.dennysantoso.com
ZIG ZAG….mungkin istilah ini jarang kita dengar di tempat-tempat fitness. Tidak juga banyak yang menggunakan istilah ini dalam istilah latihan. ZIG ZAG sudah dipergunakan oleh banyak orang yang berhasil dalam program pembentukan badannya. Tetapi kebanyakan orang yang sudah dalam tahap ini, jarang sekali mengajarkan metode ini. Seperti apakah metode zig zag ini? Apa keunggulannya?
Tubuh kita adalah suatu mesin yang sangat canggih, yang mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi dan stress dari lingkungan sekitarnya. Hal itulah yang menyebabkan kita bisa bertahan hidup sampai selama ini sebagai species unggulan di muka bumi ini. Apa hubungannya dengan metode ZIG ZAG ini?
Read more: www.dennysantoso.com