Hari ini adalah hari terakhirku di Hawaii. Hari-hari sebelumnya terasa kangen pulang balik ke Indonesia, tetapi pada hari terakhir ini rasanya seperti sayang untuk meninggalkan hawaii. Aku bangun pukul 8, ketika wekkerku berbunyi. Malam sebelumnya Brian mengatakan kalau mereka tidak memakai wekker dan mau bangun sebangunnya aja. Tapi itu kan mereka, aku harus siap kapan pun mereka siap.
Aku mengecek email, mandi, dan beres-beres koperku, tepat pukul 9 belum ada kabar dari Brian, aku mengirim sms ke hp Missy. Dan langsung Brian muncul di messengerku. Aku bertanya apa rencana hari ini dan apakah mau breakfast bareng? Dia bilang, pesan aja room service, and kita ketemu di kolam renang pukul 10.30.
Aku mencari nomor telp dining service dan memesan American Breakfast. Bertanya telurku mau diapain, trus mau pastry or toast, mau minum apa untuk juice and minum apa untuk yang panas. Nice huh ? Setelah aku menyebutkan lengkap, mereka mengatakan 25 menit makanan akan diantar.
Aku melanjutkan browsing di internet, semua teman-temanku masih pada tidur di Indonesia karena itu sekitar pukul 2-3 pagi di Indonesia. Setelah sekitar 20 menit, sarapanku datang, scrambled eggs, bacon (I love bacon), potatoes, pastry, guava juice and ice water.

Read more: www.dennysantoso.com

Tidak terlalu banyak yang bisa aku ceritakan pada hari ini, tetapi there’s so much fun today. Aku siap pukul 8 seperti kata Brian malam sebelumnya. Tetapi ternyata aku tidak bisa breakfast dengan John karena hari ini ada parade di depan hotel dan mobil akan susah lewat di depan. Brian membawa 14 box untuk acara promotion di GNC Ala Mona.
Jadi kami berangkat duluan, meninggalkan Missy di hotel untuk breakfast dengan John dan menyusul belakangan. Kita sampai di GNC pukul 8.20. Toko akan dibuka pukul 10, dan acara dengan John adalah pukul 10.30. Tetapi ketika kami datang, antrian ternyata sudah panjang, dan antrian pertama datang pukul 6 pagi. Itu baru permulaan yang seru dari ceritaku Kami masuk dan staff GNC semua mempersiapkan segala sesuatu, briefing, etc dan Brian harus kembali ke hotel untuk menemui Missy karena handphonenya tidak bisa dihubungi. Brian takut John akan terlambat datang dan bergegas meninggalkan lokasi sambil berpesan ke aku untuk membereskan 14 box promotion yang bahkan aku tidak tau apa isinya.
Read more: www.dennysantoso.com
27th June 2008, hari terakhirku di Sydney. Aku bangun pukul 8 lebih lima menit. Downloading my latest email, and ada info dari Missy kalau mereka semua berjanji ketemu di lobby hotel pukul 9 untuk say goodbye ke Sebastian dan keluarganya. Jadi aku cepat-cepat mandi, dan setelah itu karena masih ada waktu, aku memberesi semua barang-barangku karena aku pikir biar nanti lebih enak dan cepat.
Aku melihat jam dan ternyata sudah pukul 9 kurang 5 menit, jadi aku cepat-cepat ke bawah, dan ternyata mereka semua sudah berkumpul disana, kecuali Brian n Missy. Mereka datang 5 menit setelah aku. Kami membeli camilan untuk dimakan sambil ngobrol, aku mengambil muffin n hot chocolate:) Mereka dari kemarin udah tergeleng-geleng sampai hari ini mereka bertanya, ‘Denny, in this vacation, how many hot chocolate already?’ Hahahaha, and I said ‘I don’t know, too many’:P Karena tiap kali di ajak minum sesuatu, aku pasti pilih hot chocolate.
Read more: www.dennysantoso.com
27th June 2008, hari terakhirku di Sydney. Aku bangun pukul 8 lebih lima menit. Downloading my latest email, and ada info dari Missy kalau mereka semua berjanji ketemu di lobby hotel pukul 9 untuk say goodbye ke Sebastian dan keluarganya. Jadi aku cepat-cepat mandi, dan setelah itu karena masih ada waktu, aku memberesi semua barang-barangku karena aku pikir biar nanti lebih enak dan cepat.
Aku melihat jam dan ternyata sudah pukul 9 kurang 5 menit, jadi aku cepat-cepat ke bawah, dan ternyata mereka semua sudah berkumpul disana, kecuali Brian n Missy. Mereka datang 5 menit setelah aku. Kami membeli camilan untuk dimakan sambil ngobrol, aku mengambil muffin n hot chocolate:) Mereka dari kemarin udah tergeleng-geleng sampai hari ini mereka bertanya, ‘Denny, in this vacation, how many hot chocolate already?’ Hahahaha, and I said ‘I don’t know, too many’:P Karena tiap kali di ajak minum sesuatu, aku pasti pilih hot chocolate.
Read more: www.dennysantoso.com
Hari ini, acaraku tidak sepadat kemarin-kemarin. Aku bangun pagi pukul 8.30, bersantai-santai, mandi tepat ketika Missy mengirimkan sms ke aku. Mengatakan kalau dia mau berangkat shopping with the other two girls dan menanyakan apakah aku mau ikut atau ga? Aku bilang ke Missy kalo ga (siapa yang mau shopping dengan cewek-cewek gila shopping begitu?:P). Yang ga gila shopping aja aku males ikut apalagi ini yang seharian mau shopping.
Aku turun ke lobby, dan ternyata orang-orang australia, sebastian and his family semua ada disana. 2 cewek pergi dengan missy untuk shopping. Dan aku ngobrol sebentar dengan 3 cowok yang lain, sementara Brian masih tetap di kamarnya. Akhirnya kami berempat memutuskan untuk sarapan di darling harbour. Sambil melewati lobby casino untuk menuju keluar hotel, aku melihat mobil keren banget yang sedang didisplay disitu, seharga 2.1 juta AUD. Bisa mencapai kecepatan 100km/jam dalam 2.9 detik.
Read more: www.dennysantoso.com
Hari ini aku masih sendirian di Sydney, Brian n Missy masih berada di Canberra untuk melihat-lihat keadaan distributor disana. Aku bangun pukul 8 pagi dan masih menghabiskan waktu di tempat tidur sampai pukul 8.30. Rada kurang tidur sih, jadi masih agak mengantuk. Tepat pukul 8.30 aku mandi, mengecek email dan bersiap-siap untuk turun ke bawah. Aku membeli sandwich Subway di bawah, karena daripada memesan makanan dari apartment yang sangat mahal, aku memutuskan membeli aja sandwich di bawah.
Setelah itu aku kembali ke apartmentku, memakan sandwich, chat with some of my friends. Setelah selesai makan, pukul 9.15 aku bersiap-siap dengan tasku, menyiapkan topi, camera dan yang lain-lain karena aku ingin mengikuti Sydney City Tour. Aku cuman tahu bahwa tiket city tour bisa dibeli ‘on board’ yang artinya bus city tour juga menjual tiketnya
Read more: www.dennysantoso.com
Selasa, 24 June 2008, jadwalku untuk terbang ke Sydney. Aku memasang wekker pukul 6.45 karena aku janji bertemu dengan Brian n Missy pukul 7.45 dan biasanya aku membutuhkan waktu 1 jam untuk bersiap-siap, mandi, dan mengemasi barang-barangku. Tetapi malam sebelumnya aku sudah beres-beres sebagian jadi pagi ini agak tenang. Tetapi ternyata wekkernya berbunyi jam 6!!!!!! Aku masih bingung kenapa ini wekker di hp bisa bunyi jam segitu. Aku mengecek semua setting dan ternyata tidak ada yang salah, harusnya 6.45. Mungkin wekkernya masih Jet Lag juga. Aku memutuskan untuk tidur sebentar saja dan bangun ketika pukul 6.45 wekkerku berbunyi sekali lagi. Aku mengemasi beberapa barang yang masih tergeletak di kamarku dan naik ke ranjang lagi sambil membaca salah satu buku yang aku bawa. Setelah 10 menit, aku mulai mandi, dan berkemas-kemas turun ke bawah untuk check out
Read more: www.dennysantoso.com
Aku terbangun pagi hari, Missy mengirimkan sms ke aku, mengajak aku untuk join ke gym, and I said that I need more sleep. Jam di handphoneku masih menunjukkan pukul 6 pagi, yang berarti di Indonesia masih pukul 3 pagi, dan aku masih belum terbiasa dengan jam di Melbourne. Akhirnya aku tidur lagi sampai akhirnya terbangun oleh wekker pukul 8.30 (5.30 in Indonesia). Aku memesan breakfast, omelet telur, bacon, sausage, dan lain-lain yang ternyata sangat banyak porsinya. Orange juice untuk minumnya seharga $10 (gila disini semuanya cukup mahal ternyata).
Aku mencoba menghubungi Missy melalui telp hotel tetapi tidak berhasil, sekali lagi aku coba melalui handphone juga tidak berhasil, dan akhirnya pukul 10.30, setelah selesai mandi dan sarapan, aku memutuskan untuk keluar sendirian dari hotel untuk berjalan-jalan. Janji pertemuan kita masih pukul 11.45 dan aku masih punya banyak waktu.
Read more: www.dennnysantoso.com
Kemarin malam aku belum sempat upload blog terakhirku karena waktu yang sangat terbatas dan aku harus segera tidur supaya tidak terlalu capek keesokkan harinya. Pagi ini aku bangun karena wekker, mungkin karena terlalu capek kemarin malam. Hujan sangat deras diluar dengan petir menyambar kesana kemari. Aku segera membersihkan diri, mengemasi semua barang-barang, mengecek semua laci dan lemari untuk melihat apakah ada yang tertinggal.
Aku turun pukul 7.10, lima menit lebih awal dari janjiku, kemudian memproses semua urusan check out, membayar hotelku sebesar $1385 untuk 3 hari dan menunggu Brian n Missy. Mereka turun sekitar 1 menit kemudian, dan setelah menyelesaikan semuanya, kita menunggu taksi pesanan kita. Missy bingung ketika petugas hotel memesan ‘Maxi’ Cab yang artinya taxi berukuran besar, atau van.
Read more: www.dennysantoso.com
Pagi ini aku bangun tepat 3 menit sebelum wekerku berbunyi. Rasanya enak sekali kalau bisa mengatur jam biologis tubuh tepat seperti itu. Kali ini tidur dengan sangat nyenyak, dan tidak terlalu banyak terbangun. Aku menyalakan komputer, checking my email, dan ternyata Missy mengirimkan email bertanya apakah aku mau join ke gym atau ga? Dan ketika aku lihat dia sedang online, aku tanya apakah mereka jadi ke gym, Brian bilang kalau dia mengirimkan emailnya jam 6 pagi (dan sekarang sudah jam 8.15:P).
Selesai mengecheck email, dan mengetahui bahwa kampusku akan memproses aplikasi pendaftaran masterku lebih lanjut, aku segera menuju kamar mandi untuk melakukan ‘my morning ritual’:P Setelah semuanya selesai on time, aku segera menuju The Melt untuk breakfast dengan Brian dan Missy. Hari itu kita semua mengambil buffet, yang cukup lumayan mahal. Waktu Brian n Missy sedang mengambil makanannya, aku membayar billnya sebesar $152 hanya untuk sarapan pagi. Ketika Brian mengetahui aku yang membayar dia mengatakan ‘you’re sneaky’:P
Read more: www.dennysantoso.com